Soil Resistivity

Oleh : Muhammad Erik
Kami adalah Penyedia Jasa Survey Geolistrik , dan Soil Resistivity untuk wilayah seluruh Indonesia Kami siap memberikan kualitas jasa, layanan dan harga terbaik untuk anda, Cepat, Tepat dan Akurat adalah pola kerja kami,  Kepuasan Anda adalah target kami. Taktis dan Profesional adalah cara kerja kami.  Hubungi kami segera di nomor 0813 1717 8885 Atau 0812 8382 6185  anda akan mendapatkankan layanan super cepat dari kami.

Perkembangan pembangunan dan teknologi mengakibatkan meningkatnya keperluan akan pasokan energi listrik, bahan bakar minyak dan gas,  baik untuk keperluan industri maupun keperluan masyarakat sehari-hari, untuk mengantisipasi hal tersebut dibutuhkan pola distribusi yang baik dan efisien agar tidak  berdampak pada terjadinya krisis energi.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka dalam rangka rencana pembangunan  dan instalasi Pabrik perlu kiranya melakukan studi kelayakan lokasi yang nantinya akan dijadikan acuan dalam pembangunan tersebut. Pada kajian studi kali ini, kita akan melakukan kajian studi mengenai kondisi geologi (stratigrafi) pada daerah terpilih dengan menggunakan metoda Soil Resistivity.

Soil Resistivity merupakan salah satu metoda geofisika yang digunakan untuk mempelajari kondisi dibawah permukaan bumi dengan memanfaatkan sifat kelistrikan batuan terhadap sifat fisis dari batuan itu sendiri. Kita ketahilui bahwa setiap batuan berbeda sifatnya dalam menghantarkan arus listrik, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :

  • jenis material pembentuk
  • kerapatan / kompaksi
  • porositas dan permealibilas
  • tingkat kejenuhan air
  • umur dan tekstur batuan
  • suhu
  • perbedaan kandungan elektrolit.

Pada prinsipnya soil Resistivity memanfaatkan sifat kelistrikan batuan terhadap sifat fisis dari batuan itu sendiri dengan cara menginjeksikan arus listrik searah ke dalam bumi melalui dua elektroda arus pada dua titik dipermukaan bumi dan kemudian mengukur beda potensial yang terjadi pada dua titik lain dipermukaan bumi dimana dua elektroda potensial ditempatkan berdasarkan susunan konfigurasi elektroda tertentu. Konfigurasi elektroda yang digunakan dalam kajian studi ini adalah konfigurasi elektroda Wenner.

Konfigurasi elektroda Schlumberger menempatkan susunan elektroda, dimana Dua elektroda potensial (MN) ditempatkan diantara Dua elektroda arus (AB). Pada saat pengukuran, elektroda arus (AB) dan elektroda potensial (MN) dipindahkan sesuai jarak yang telah ditentukan, dengan syarat jarak elektroda potensial (MN/2) ≤ 1/5 jarak elektroda arus (AB/2), sedangkan Konfigurasi elektroda Wenner menempatkan susunan elektroda dimana elektroda Potenssial (MN) ditempatkan dan ditentukan dengan jarak elektroda (MN/3) ≤ 1/3 jarak elektroda arus (AB/3).

Tujuan dari penyelidikan ini, adalah Untuk mendapatkan gambaran secara umum mengenai kondisi geologi dibawah permukaan bumi, baik kedalaman, ketebalan penyebaran Aquifer (lapisan pembawa air), penentuan Grounding,  serta corrosivity tanah atau batuan yang terdapat dilokasi penyelidikan.

Adapun peralatan yang digunakan dalam penyelidikan ini adalah sebagai berikut :

  • Resistivitimeter ( Alat Geolistrik )
  • Elektroda arus yang terbuat dari logam atau stainless steel panjang 40-50cm,
  • Elektroda potensial terbuat dari tembaga panjang 20-25cm
  • Kabel Arus 2 Roll@300meter
  • Kabel Potensial 2 Roll@50meter
  • Meteran 2 Buah @ 50meteR
  • Accu 12 Volt
  • Alat komunikasi
  • GPS, Kompas
  • Palu atau martil
  • Kamera Lapangan
  • Alat tulis, komputer dan alat penunjang lainnya

PROSEDUR PENGAMBILAN DATA LAPANGAN

Pelaksanaan penyelidikan di lapangan dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan pengecekan lapangan untuk melihat kondisi lapangan, hal ini untuk mengetahui kondisi geologi, kondisi topografi dan kondisi cuaca serta letak sumur uji dan lain-lain. Dari hasil pengecekan lapangan tersebut dilakukan analisa mengenai kondisi-kondisi lapangan yang kemungkinan akan menghambat dalam pelaksanaan pengukuran, kemungkinan arah penyebaran batuan berdasarkan Peta Geologi lembar setempat, sebagai acuan. Selain pengecekan lapangan, juga dilakukan persiapan dan pengecekan akhir terhdap peralatan pengukuran dan perlengkapan untuk melaksanakan pengukuran.

Pada dasarnya Pengambilan data Geolistrik baik menggunakan Methoda Schlumberger maupun Wenner adalah relative sama yakni menggunakan peralatan sama, cara menginjeksikan arus, pencatatan dll, yang membedakan adalah konfigurasi elektroda yang ditempatkan berdasarkan interval yang berbeda sesuai dengan rumus dari masing-masing Methoda sebagaimana dapat dilihat pada Form 1 A dan form 1 B.

Adapun pengambilan data di lapangan dilapangan dilakukan dengan  tahapan sebagai berikut :

  • Membuat lintasan pengukuran

Lintasan pengukuran dibuat lurus, dibersihkan dari alang-alang dan tumbuhan kecil. Lintasan pengukuran disebar sedemikian rupa agar dapat mewakili konsidi sebenarnya keadaan bawah permukaan tanah. Lintasan dibuat melalui beberapa lokasi target berdasarkan rekomendasi dari ahli Geologi  dan Sipil sebelumnya, atau disesuaikan dengan site plan serta kebutuhan. sebagai pembanding. Lintasan pengukuran dibuat minimal sepanjang ±300 meter. Ukur koordinat titik penempatan alat dan arah lintasannya.

  • Membentangkan kabel

Kabel dibentangkan pada lintasan pengukuran yang telah dibuat, masing-masing sesuai dengan konfigurasi yang disesuaikan dengan alat  meteran kekiri dan kekanan dengan posisi alat di tengah. Masing-masing gulungan kabel berisi kabel-kabel arus disambungkan pada elektroda arus yang terbuat dari stainless stell yang  dipasang atau ditanam ± 10cm dan kabel elektroda potensial dipasang pada elektroda tembaga pada  kedalaman ±10cm ,

  • Memasang patok elektroda 

Elektroda ditancapkan disepanjang lintasan dengan selang jarak masing-masing 5 meter. Elektroda ditancapkan ke tanah sedalam kira-kira ±10-20 cm. Elektroda ditancapkan pada tanah asli dan tidak mengenai batuan atau akar atau batang kayu, elektroda dipasang pada jarak yang telah disesuaikan dengan rumus (lihat Form pengambilan data lapangan)..

  • Memasangkan kabel pada elektoda

Setiap kabel yang telah dibentangkan dikoneksikan ke elektroda sesuai dengan jaraknya menggunakan penjepit, Masing-masing gulungan kabel berisi kabel-kabel arus disambungkan pada elektroda arus yang terbuat dari stainless stell yang  dipasang atau ditanam ± 10-20cm dan kabel elektroda potensial dipasang pada elektroda tembaga pada  kedalaman ±10-20cm ,

  • Pengecekan sambungan

Setelah elektroda dan kabel dikoneksikan, maka selanjutnya dilakukan pengecekan dengan avometer untuk mengecek apakah ada sambungan atau kabel yang putus, dalam tahap ini dapat juga dicek pada monitror alat Naniura apakah  kabel-kabel telah sempurna terpasang baik sambungan dan kedalamannya.

Setelah semua siap dan terhubung dengan benar, maka pengukuran siap dilakukan. Sesuasi Form data lapangan maka Interval elektroda telah disusun berdasarkan rumus sebagaimana telah disusun dalam Form data lapangan, yang kemudian dimasukkan kedalam Kurva lapangan sebagai pemandu bagi operator apakah pengukurannya sudah teppat atau belum. Pada sa’at pengukuran menginjeksikan arus melalui elektroda arus, maka yang harus dicatat dalam form lapangan adalah besarnya arus yang diinjeksikan (I), tahanan (R), potensial primer dan potensial sekunder. Secara terus menerus dengan interval jarak masing-masing elektroda sampai kedalaman maksimal yang diharafkan.

METODA PENAFSIRAN DATA LAPANGAN

Penafsiran kurva yang diperoleh dilakukan dengan dua tahap.

Tahap pertama : secara curve matching yakni dengan cara mencocokkan kurva lapangan dengan kurva bantu dan dihitung secara teoritis sehingga menghasilkan harga tahanan jenis sebenarnya (ρs) dan ketebalan masing –masing lapisan.

Tahap kedua : dengan bantuan komputer merek COMPAQ DESK PRO 286, PACKARD BELL enhancec color graphic display serta plotter merek ROLLAND dilakukan interpretasi ulang sebagai pengecekan untuk meningkatkan ketelitian dan penafsiran, sehingga kesalahan interpretasi dapat diperkecil. Program komputer yang digunakan dalam interpretasi adalah “ Progres Program” yang disusun oleh Bagus Idrayana.

Kami adalah penyedia Jasa Survey Geolistrik dan Soil Resistivity  untuk wilayah Seluruh Indonesia yang memadukan tenaga muda profesional dan tenaga senior yang sarat pengalaman. kami siap memberikan kualitas jasa , layanan dah harga terbaik  untuk anda .

Cepat, Tepat dan Akurat adalah pola kerja kami,  Kepuasan Anda adalah target kami. Taktis dan Profesional adalah cara kerja kami.

Kami siap memberikan kualitas jasa, layanan dan harga terbaik untuk anda.Kami pun selalu memberikan solusi terbaik untuk anda. Kami Melayani perorangan, organisasi, instansi pemerintah, BUMN dan perusahaan swasta.

Apabila Anda membutuhkan konsultasi, silahkan hubungi kami via telephone atau chat online via Whasapp di account yang tertera di bagian kanan  atas dan di bawah  halaman ini. Kami senang bila dapat menjadi bagian solusi untuk kebutuhan Anda.

Jika anda butuh penjelasan, pertanyaan, permintaan penawaran harga jasa tentang Jasa Soil Resistivity silahkan hubungi kami , akan kami respon permintaan anda dengan cepat

Klik Call 1 > 0813 1717 8885

Klik Call 2 > 021 8490 0102   Ext : 807

Klik Call 3 > 021 8490 0156   Ext : 807

Klik By Email

atau chat di bawah ini


Iklan